Peranan Media Sosial Dalam Pendidikan

Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial,  forum dan dunia virtual. Dalam dunia pendidikan media sosial pun ikut berperan penting dalam peningkatan kualitas pelajar.
 
Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content“.
 
Pendidikan dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia 1991) diartikan sebagai proses pembelajaran bagi individu untuk mencapai pengetahuan dan pemahaman yang lebih tinggi mengenai objek-objek tertentu dan spesifik. Pengetahuan tersebut diperoleh secara formal yang berakibat individu mempunyai pola pikir dan perilaku sesuai dengan pendidikan yang telah diperolehnya.
 
Apakah saat ini Media Sosial ikut berperan dalam dunia pendidikan? Iya tentu, ini dapat dilihat dari banyaknya metode baru dalam dunia pendidikan yang banyak menggunakan media pembelajaran yang diambil dari media sosial. Kegiatan belajar pun menjadi lebih mudah saat media sosial digunakan dalam dunia pendidikan.Melalui media sosial pelajar dapat lebih kreatif dan mandiri dalam belajar, dengan demikian kualitas pelajar pun dapat meningkat, dengan meningkatnya kualitas pelajar tentu mutu pendidikan pun semakin baik.
 
Cara menggunakan media sosial agar dapat memicu kualitas pelajar adalah memanfaatkan segala kemudahan berkomunikasi dan berbagi informasi yang dimiliki media tersebut untuk proses pendidikan atau pembelajran. Beberapa media sosial yang dapat berperan dalam dunia pendidikan yang mampu memicu kualitas pelajar, diantaranya adalah Facebook, Twitter, Blog, dan Youtube. Kualitas pelajar bisa menjadi lebih baik saat memanfaatkan media sosial semaksimal mungkin, dengan cara meminimalisir dampak negatifnya.
 
Facebook dan Twitter adalah jejaring sosial yang banyak digunakan oleh para pelajar, sistem pertemanan dan pertukaran informasi yang sangat mudah dilakukan di situs ini lah yang menyebabkan banyaknya pelajar yang memiliki akun tersebut.
 
Dengan memanfaatkan segala kemudahan dan manfaat dari Facebook kegiatan belajar pun dapat tercipta, dengan kata lain menjadikan Facebook sebagai media belajar. Contoh dengan adanya fasilitas Grup di Facebook kita dapat membuat komunitas tertentu sesuai dengan minat dan bakat kita masing-masing. Biasanya Grup dibuat berdasarkan Program bidang study seperti ‘’ Pecinta Ilmu Pengetahuan Alam.” Dalam Grup ini para pelajar dapat dengan mudah dan bebas berdiskusi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu sehingga berdiskusi disini lebih menarik dan  efisien. Akhirnya pelajar dapat melakukan proses pembelajaran yang mandiri tanpa harus didampingi oleh seorang guru. Akan tetapi lebih bagus lagi bila guru ikut berpartisipasi dalam mengelola Grup tersebut.
 
Dengan keterbatasan karakter yang dimiliki oleh Twitter ini dapat dimanfaatkan dengan mempost Quote (kutipan) dari para Ilmuan, Tokoh Agama, Seniman, bahkan Quote yang kita buat sendiri. Dengan membaca sebuah kutipan yang memiliki makna yang dalam dapat menambah wawasan, dengan kalimat yang singkat namun memiliki kesaktian yang dasyat ini lah sebuah Quote dapat mudah di ingat seperti Quote dari Albert Einstein ‘’Sesuatu yang pasti di dunia ini adalah ketidak pastian.’’ Semakin banyak para pelajar yang menyebarkan Qoute semacam itu semakin banyak pula wawasan yang kita dapat. Kini untuk membuka jendela dunia tidak lagi harus melalui sebuah buku, tetapi melalui jejaring sosial pun bisa.
 
Selain jejaring sosial ada pula Blog yang dapat digunakan sebagai media mengembangan bakat. Bagi pelajar yang memiliki hobi menulis dapat dengan bebas menulis dan berkreasi di Blog pribadinya, dapat mempublikasikan karya tulisnya tanpa harus mengirimkan karyanya ke penerbit yang entah kapan bisa dipublikasikan. Semakin banyak pelajar yang aktif menulis semakin banyak pula yang dibaca, dan semakin banyak membaca tentu menambah wawasan yang dimiliki pelajar. Blog juga sangat cocok menjadi tempat menaruh gambar atau video karya siswa, karena tidak semua siswa hobi menulis, ada juga yang hobi memotret dan membuat film pendek, disini lah tempat yang sangat cocok untuk menyalurkan bakat-bakat seperti itu yang dimiliki pelajar.
 
Selain karya tulis yang dapat ditampilkan di media sosial, ada juga multimedia yang berbasis audio dan visual pun bisa dimanfaatkan. Situs yang sudah kita kenal adalah Youtube, disinilah tempat yang tepat untuk mencari sebuah video. bukan hanya video yang berbasis entertain saja yang bisa dilihat disini, sudah banyak video-video pembelajaran yang sudah terunggah didalamnya. Dengan banyaknya video pembelajaran yang sifatnya non Eksak inilah yang memicu kekreativitasan siswa meningkat. Contoh ada siswa yang tertarik bermain gitar, namun di sekolahnya tidak ada tenaga pengajar yang suka rela mengajarinya atau di sekolah tersebut belum ada ekstrakurikuler kesenian. Dalam  situasi seperti ini pelajar dapat melihat video tutor bermain gitar, yang nantinya akan menjadikan pelajar tersebut lebih kreatif. Tidak hanya video tutor bermain gitar tetapi ada pula video tutor  membuat robot.
 
Dengan demikian media sosial dapat berperan dalam meningkatkan kualitas pelajar, dengan cara menjadikannya sebagai tempat penyalur bakat serta menjadi sarana informasi bagi pelajar.
 
Agar peranan media sosial dapat tercipta dengan maksimal harus ada kekompakan yang tercipta antara peserta didik dan pendidik, berpandai-pandai memanfaatkan media sosial dengan menggunakan fitur-fitur yang tersedia dengan penggunaan yang maksimal dan bermanfaat tentunya.
About these ads
This entry was posted in Sosialita Pendidikan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s